Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَقَالُوا۟
dan mereka berkata
مَا
apa yang ada
فِى
didalam
بُطُونِ
perut
هَٰذِهِ
ini
ٱلْأَنْعَٰمِ
binatang ternak
خَالِصَةٌ
khusus
لِّذُكُورِنَا
untuk laki-laki kami
وَمُحَرَّمٌ
dan yang diharamkan
عَلَىٰٓ
atas
أَزْوَٰجِنَاۖ
isteri-isteri kami
وَإِن
dan jika
يَكُن
adalah
مَّيْتَةً
mati
فَهُمْ
maka mereka
فِيهِ
padanya
شُرَكَآءُۚ
bersekutu (makan) bersama
سَيَجْزِيهِمْ
kelak (Allah) akan membalas mereka
وَصْفَهُمْۚ
ketetapan mereka
إِنَّهُۥ
sesungguhnya
حَكِيمٌ
Maha Bijaksana
عَلِيمٌ
Maha Mengetahui

Wa Qālū Mā Fī Buţūni Hadhihi Al-'An`ām Khālişatun Lidhukūrinā Wa Muĥarramun `Alaá 'Azwājinā Wa 'In Yakun Maytatan Fahum Fīhi Shurakā'u Sayajzīhim Waşfahum 'Innahu Ĥakīmun `Alīmun.

Tafsir Bahasa:

Dan mereka berkata (pula), “Apa yang ada di dalam perut hewan ternak ini khusus untuk kaum laki-laki kami, haram bagi istri-istri kami.” Dan jika yang dalam perut itu (dilahirkan) mati, maka semua boleh (memakannya). Kelak Allah akan membalas atas ketetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana, Maha Mengetahui.