Skip to main content

قُلْ فَلِلّٰهِ الْحُجَّةُ الْبَالِغَةُۚ فَلَوْ شَاۤءَ لَهَدٰىكُمْ اَجْمَعِيْنَ   ( ٱلْأَنْعَام: ١٤٩ )

qul
قُلْ
katakanlah
falillahi
فَلِلَّهِ
maka bagi Allah
l-ḥujatu
ٱلْحُجَّةُ
hujjah/alasan
l-bālighatu
ٱلْبَٰلِغَةُۖ
yang jelas lagi kuat
falaw
فَلَوْ
maka jika
shāa
شَآءَ
Dia menghendaki
lahadākum
لَهَدَىٰكُمْ
pasti Dia memberi petunjuk kepadamu
ajmaʿīna
أَجْمَعِينَ
semuanya

“Qul Falillāhi Al-Ĥujjatu Al-Bālighatu Falaw Shā'a Lahadākum 'Ajma`īna.” (al-ʾAnʿām/6:149)

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Alasan yang kuat hanya pada Allah. Maka kalau Dia menghendaki, niscaya kamu semua mendapat petunjuk.”” (QS. Al-An'am: 149)

Katakanlah kepada mereka wahai Nabi Muhammad, "Alasan yang kuat hanya pada Allah, yaitu alasan yang dapat mematahkan sangkaan-sangkaan buruk kalian. Dia-lah yang berhak memberi petunjuk bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Maka kalau Dia menghendaki, niscaya kamu semua mendapat petunjuk."