Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
ٱنظُرْ
perhatikanlah
كَيْفَ
bagaimana
كَذَبُوا۟
mereka mendustakan
عَلَىٰٓ
atas
أَنفُسِهِمْۚ
diri mereka
وَضَلَّ
dan telah sesat/hilang
عَنْهُم
dari mereka
مَّا
apa
كَانُوا۟
yang mereka
يَفْتَرُونَ
mereka ada-adakan

Anžur Kayfa Kadhabū `Alaá 'Anfusihim Wa Đalla `Anhum Mā Kānū Yaftarūna.

Tafsir Bahasa:

Lihatlah, bagaimana mereka berbohong terhadap diri mereka sendiri. Dan sesembahan yang mereka ada-adakan dahulu akan hilang dari mereka.

(24) Sesudah Allah menceritakan pernyataan orang-orang musyrik pada hari Kiamat yang berusaha untuk membersihkan diri mereka dari kemusyrikan, maka dalam ayat ini Allah menyuruh Rasul dan umatnya untuk memperhatikan sikap orang musyrik yang sangat mengherankan itu. Bagaimana bisa terjadi, mereka berbohong di hadapan Tuhan Yang Maha Mengetahui segala yang gaib, yang tidak memerlukan kesaksian. Ada suatu keanehan dan kejanggalan yang patut diperhatikan bahwa segala apa yang mereka anggap sekutu-sekutu Allah ternyata tidak memberi faedah sedikit pun kepada mereka. Syafa'at, pertolongan, restu, perlindungan dan lain sebagainya yang mereka harapkan dari sekutu-sekutu itu, lenyap tak berbekas pada mereka. Firman Allah; Mereka (para malaikat) berkata, "Manakah sembahan yang biasa kamu sembah selain Allah?" Mereka (orang musyrik) menjawab, "Semuanya telah lenyap dari kami." (al-A'raf/7; 37)