Skip to main content

وَكَذَّبَ بِهٖ قَوْمُكَ وَهُوَ الْحَقُّۗ قُلْ لَّسْتُ عَلَيْكُمْ بِوَكِيْلٍ ۗ  ( ٱلْأَنْعَام: ٦٦ )

wakadhaba
وَكَذَّبَ
dan mendustakan
bihi
بِهِۦ
dengannya
qawmuka
قَوْمُكَ
kaummu
wahuwa
وَهُوَ
dan/padahal ia/azab
l-ḥaqu
ٱلْحَقُّۚ
benar
qul
قُل
katakanlah
lastu
لَّسْتُ
aku bukan
ʿalaykum
عَلَيْكُم
atas kalian
biwakīlin
بِوَكِيلٍ
yang berkuasa

“Wa Kadhdhaba Bihi Qawmuka Wa Huwa Al-Ĥaqqu Qul Lastu `Alaykum Biwakīlin.” (al-ʾAnʿām/6:66)

Artinya:

“Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal (azab) itu benar adanya. Katakanlah (Muhammad), “Aku ini bukanlah penanggung jawab kamu.”” (QS. Al-An'am: 66)

Dan ternyata kaummu, wahai Nabi Muhammad, baik yang hidup pada masamu maupun sesudahnya, mendustakannya, yakni mendustakan azab, padahal azab itu benar adanya. Katakanlah, hai Nabi Muhammad, "Kalau kalian memang tetap durhaka kepada Allah, ketahuilah bahwa aku ini bukanlah penanggung jawab kamu yang dapat membela kamu ketika azab itu datang."