Skip to main content

قَالَ اِنْ كُنْتَ جِئْتَ بِاٰيَةٍ فَأْتِ بِهَآ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ  ( ٱلْأَعْرَاف: ١٠٦ )

qāla
قَالَ
dia berkata
in
إِن
jika
kunta
كُنتَ
kamu adalah
ji'ta
جِئْتَ
kamu datang
biāyatin
بِـَٔايَةٍ
dengan suatu ayat/bukti
fati
فَأْتِ
maka datangkanlah
bihā
بِهَآ
dengannya
in
إِن
jika
kunta
كُنتَ
kamu adalah
mina
مِنَ
dari
l-ṣādiqīna
ٱلصَّٰدِقِينَ
orang-orang yang benar

“Qāla 'In Kunta Ji'ta Bi'āyatin Fa'ti Bihā 'In Kunta Mina Aş-Şādiqīna.” (al-ʾAʿrāf/7:106)

Artinya:

“Dia (Fir‘aun) menjawab, “Jika benar engkau membawa sesuatu bukti, maka tunjukkanlah, kalau kamu termasuk orang-orang yang benar.”” (QS. Al-A'raf: 106)

Mendengar ucapan Nabi Musa itu dan pernyataannya bahwa beliau membawa serta bukti kebenaran, maka dia, yakni Fir'aun menjawab, "Jika benar engkau datang dengan membawa sesuatu bukti pendukung dari Tuhanmu, sebagaimana pengakuanmu, maka tunjukkanlah bukti itu kepadaku, kalau kamu termasuk orang-orang yang benar dalam pengakuan dan tindakanmu lagi dapat dipercaya."