Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
عَمِلُوا۟
(mereka) mengerjakan
ٱلسَّيِّـَٔاتِ
kejahatan
ثُمَّ
kemudian
تَابُوا۟
mereka bertaubat
مِنۢ
dari
بَعْدِهَا
sesudahnya
وَءَامَنُوٓا۟
dan mereka beriman
إِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
مِنۢ
dari
بَعْدِهَا
sesudahnya
لَغَفُورٌ
sungguh Maha Pengampun
رَّحِيمٌ
Maha Penyayang

Wa Al-Ladhīna `Amilū As-Sayyi'āti Thumma Tābū Min Ba`dihā Wa 'Āmanū 'Inna Rabbaka Min Ba`dihā Laghafūrun Raĥīmun.

Tafsir Bahasa:

Dan orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat dan beriman, niscaya setelah itu Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang.

(153) Orang yang mengerjakan kejahatan dan kemaksiatan, kemudian ia bertobat setelah mengerjakan kejahatan itu dengan bertobat yang sebenar-benarnya, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi, serta berusaha mengerjakan amal saleh sebanyak-banyaknya, maka tobat mereka akan diterima Allah, dan Allah akan memberikan ampunan kepada orang-orang yang benar-benar bertobat dengan hati yang ikhlas. Dalam ayat ini dapat diambil kesimpulan bahwa berapa pun besar dosa yang telah dikerjakan oleh seseorang, pasti akan diampuni Allah, asal saja ia mau bertobat dengan sebenarnya, dan mau melaksanakan semua syarat-syarat tobat agar diterima Allah. Sesungguhnya Allah tidak langsung mengazab hamba-Nya yang bersalah, tetapi selalu memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan menyesali kejahatan yang telah dikerjakannya itu dengan mengerjakan perbuatan-perbuatan baik yang diridai oleh Allah.