Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالَ
(Hud) berkata
يَٰقَوْمِ
wahai kaumku
لَيْسَ
bukanlah
بِى
bagi aku
سَفَاهَةٌ
kurang akal
وَلَٰكِنِّى
akan tetapi aku
رَسُولٌ
utusan
مِّن
dari
رَّبِّ
Tuhan
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam

Qāla Yā Qawmi Laysa Bī Safāhatun Wa Lakinnī Rasūlun Min Rabbi Al-`Ālamīna.

Tafsir Bahasa:

Dia (Hud) menjawab, “Wahai kaumku! Bukan aku kurang waras, tetapi aku ini adalah Rasul dari Tuhan seluruh alam.

(67) Ayat ini menerangkan bantahan bahwa Nabi Hud tidak sekali-kali berada dalam kesesatan sebagai yang mereka tuduhkan karena dia adalah utusan Allah, diutus kepada mereka untuk menyampaikan perintah-perintah-Nya. Tuhan semesta alam Yang Maha Mengetahui siapa yang sesat atau lemah akal pikirannya dan siapa yang berada dalam kebenaran atau yang sempurna akal pikirannya.