Skip to main content

ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا  ( ٱلنَّبَأ: ٣٩ )

dhālika
ذَٰلِكَ
demikian/itu
l-yawmu
ٱلْيَوْمُ
hari
l-ḥaqu
ٱلْحَقُّۖ
hak/benar
faman
فَمَن
maka barang siapa
shāa
شَآءَ
ia menghendaki
ittakhadha
ٱتَّخَذَ
ia mengambil
ilā
إِلَىٰ
kepada
rabbihi
رَبِّهِۦ
Tuhannya
maāban
مَـَٔابًا
tempat kembali

“Dhālika Al-Yawmu Al-Ĥaqqu Faman Shā'a Attakhadha 'Ilaá Rabbihi Ma'ābāan.” (an-Nabaʾ/78:39)

Artinya:

“Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.” (QS. An-Naba': 39)

Itulah hari yang pasti terjadi sesuai janji Allah. Allah pasti menepati janji-Nya. Maka, barang siapa menghendaki agar mendapat keridaan Allah di akhirat nanti, niscaya dia harus senantiasa menempuh jalan kembali kepada Tuhannya dengan selalu berbuat baik.