Skip to main content

وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ  ( ٱلنَّازِعَات: ٢٩ )

wa-aghṭasha
وَأَغْطَشَ
dan Dia jadikan gelap
laylahā
لَيْلَهَا
malamnya
wa-akhraja
وَأَخْرَجَ
dan Dia keluarkan/jadikan
ḍuḥāhā
ضُحَىٰهَا
paginya/siangnya

“Wa 'Aghţasha Laylahā Wa 'Akhraja Đuĥāhā.” (an-Nāziʿāt/79:29)

Artinya:

“dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).” (QS. An-Nazi'at: 29)

Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. Dia menyediakan malam sebagai waktu beristirahat dan siang sebagai waktu bekerja. Penciptaan siang dan malam bukan perkara mudah, melainkan melalui mekanisme yang amat rumit dalam pandangan manusia.