Skip to main content

مَا نُنَزِّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِلَّا بِالْحَقِّ وَمَا كَانُوْٓا اِذًا مُّنْظَرِيْنَ   ( ٱلْحِجْر: ٨ )

مَا
tidak
nunazzilu
نُنَزِّلُ
Kami turunkan
l-malāikata
ٱلْمَلَٰٓئِكَةَ
malaikat
illā
إِلَّا
melainkan
bil-ḥaqi
بِٱلْحَقِّ
dengan benar
wamā
وَمَا
dan tidak
kānū
كَانُوٓا۟
adalah mereka
idhan
إِذًا
tiba-tiba/ketika itu
munẓarīna
مُّنظَرِينَ
orang-orang yang diberi tangguh

“Mā Nunazzilu Al-Malā'ikata 'Illā Bil-Ĥaqqi Wa Mā Kānū 'Idhāan Munžarīna.” (al-Ḥijr/15:8)

Artinya:

“Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran (untuk membawa azab) dan mereka ketika itu tidak diberikan penangguhan” (QS. Al-Hijr: 8)

Menjawab permintaan kaum kafir tersebut, Allah berfirman, "Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran, yaitu sesuatu yang pasti dari Allah, seperti wahyu, azab bagi pendurhaka, dan keselamatan bagi penaat, dan mereka ketika para malaikat itu diturunkan untuk membawa azab, tidak diberikan penangguhan sedikit pun.