Skip to main content

وَّعَرَضْنَا جَهَنَّمَ يَوْمَىِٕذٍ لِّلْكٰفِرِيْنَ عَرْضًا ۙ  ( ٱلْكَهْف: ١٠٠ )

waʿaraḍnā
وَعَرَضْنَا
dan Kami palingkan/perlihatkan
jahannama
جَهَنَّمَ
jahanam
yawma-idhin
يَوْمَئِذٍ
pada hari itu
lil'kāfirīna
لِّلْكَٰفِرِينَ
bagi/kepada orang-orang kafir
ʿarḍan
عَرْضًا
berpaling jelas

“Wa `Arađnā Jahannama Yawma'idhin Lilkāfirīna `Arđāan.” (al-Kahf/18:100)

Artinya:

“Dan Kami perlihatkan (neraka) Jahanam dengan jelas pada hari itu kepada orang kafir,” (QS. Al-Kahf: 100)

Peniupan sangkakala kedua menandakan dimulainya hari kebangkitan. Pada saat itu, Yakjuj-Makjuj dan semua manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Banyak peristiwa yang terjadi setelah itu. Dan Kami perlihatkan neraka Jahanam sebagai tempat pembalasan kepada semua orang kafir tanpa terkecuali, dengan gambaran yang jelas pada hari itu agar mereka mengetahui balasan atas perbuatan mereka dahulu.