Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
إِذَآ
apabila
أَصَٰبَتْهُم
menimpa mereka
مُّصِيبَةٌ
musibah
قَالُوٓا۟
mereka mengucapkan
إِنَّا
sesungguhnya kami
لِلَّهِ
milik Allah
وَإِنَّآ
dan sesungguhnya kami
إِلَيْهِ
kepadaNya
رَٰجِعُونَ
mereka kembali

Al-Ladhīna 'Idhā 'Aşābat/hum Muşībatun Qālū 'Innā Lillāhi Wa 'Innā 'Ilayhi Rāji`ūna.

Tafsir Bahasa:

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

(156) Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar memberitahukan ciri-ciri orang-orang yang mendapat kabar gembira yaitu orang yang sabar, apabila mereka ditimpa sesuatu musibah mereka mengucapkan; Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un ) (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).