Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالُوا۟
mereka berkata
ٱدْعُ
serulah/mintalah
لَنَا
untuk kami
رَبَّكَ
Tuhanmu
يُبَيِّن
agar Dia menerangkan
لَّنَا
untuk kami
مَا
apa
هِىَۚ
ia (sapi betina)
قَالَ
(Musa) berkata
إِنَّهُۥ
sesungguhnya Dia
يَقُولُ
Dia berfirman
إِنَّهَا
bahwasanya ia
بَقَرَةٌ
sapi betina
لَّا
tidak
فَارِضٌ
tua
وَلَا
dan tidak
بِكْرٌ
muda
عَوَانٌۢ
pertengahan
بَيْنَ
diantara
ذَٰلِكَۖ
demikian itu
فَٱفْعَلُوا۟
maka kerjakanlah
مَا
apa yang
تُؤْمَرُونَ
kamu diperintahkan

Qālū Ad`u Lanā Rabbaka Yubayyin Lanā Mā Hiya Qāla 'Innahu Yaqūlu 'Innahā Baqaratun Lā Fāriđun Wa Lā Bikrun `Awānun Bayna Dhālika Fāf`alū Mā Tu'umarūna.

Tafsir Bahasa:

Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, bahwa sapi betina itu tidak tua dan tidak muda, (tetapi) pertengahan antara itu. Maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”

(68) Bani Israil berkata lagi kepada Nabi Musa, "Tanyakanlah kepada Tuhanmu agar diterangkan kepada kami tanda-tanda sapi yang dimaksudkan itu." Nabi Musa menjawab, "Sapi yang harus disembelih itu bukan yang tua dan bukan pula yang muda, tetapi yang sedang umurnya. Turutilah perintah itu dan laksanakanlah segera." Mereka disuruh segera menaati perintah itu dan dilarang berkeras kepala. Sebenarnya mereka dapat melaksanakan penyembelihan sapi itu dengan keterangan yang sudah diberikan. Tetapi mereka membandel dan terus melanjutkan dan memperbanyak pertanyaan.