Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قُلْ
katakanlah
إِن
jika
كَانَتْ
ada
لَكُمُ
bagi kalian
ٱلدَّارُ
rumah/kampung
ٱلْءَاخِرَةُ
akhirat
عِندَ
di sisi
ٱللَّهِ
Allah
خَالِصَةً
khusus
مِّن
dari
دُونِ
selain
ٱلنَّاسِ
manusia
فَتَمَنَّوُا۟
maka berharaplah
ٱلْمَوْتَ
kematian
إِن
jika
كُنتُمْ
kalian adalah
صَٰدِقِينَ
yang benar

Qul 'In Kānat Lakum Ad-Dāru Al-'Ākhiratu `Inda Allāhi Khālişatan Min Dūni An-Nāsi Fatamannaw Al-Mawta 'In Kuntum Şādiqīna.

Tafsir Bahasa:

Katakanlah (Muhammad), “Jika negeri akhirat di sisi Allah, khusus untukmu saja bukan untuk orang lain, maka mintalah kematian jika kamu orang yang benar.”

(94) Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar mengatakan kepada orang-orang Yahudi apabila memang benar perkataan dan dugaan mereka bahwa surga itu hanya untuk mereka saja, maka mintalah mati dengan segera. Kenyataan mereka tidak mau menginginkan kematian, tetapi malah sebaliknya, mereka mengejar dan berjuang terus untuk memperoleh kenikmatan dunia. Karena itu ucapan mereka itu tidak benar.