Skip to main content

ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ  ( ٱلْمُؤْمِنُون: ١٣ )

thumma
ثُمَّ
kemudian
jaʿalnāhu
جَعَلْنَٰهُ
Kami jadikannya
nuṭ'fatan
نُطْفَةً
air mani
فِى
dalam
qarārin
قَرَارٍ
tempat
makīnin
مَّكِينٍ
kuat/kokoh

“Thumma Ja`alnāhu Nuţfatan Fī Qarārin Makīnin.” (al-Muʾminūn/23:13)

Artinya:

“Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).” (QS. Al-Mu'minun: 13)

Usai menguraikan keberuntungan orang mukmin beserta sifat mereka, Allah lalu menyusulinya dengan uraian tentang proses kejadian manusia yang amat mengagumkan; suatu proses yang semestinya mendorong setiap manusia untuk beriman. Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia bermula dari suatu saripati yang berasal dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya, yaitu saripati itu, air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh, yakni rahim.