Skip to main content

وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ ۚ   ( ٱلشُّعَرَاء: ١٣٨ )

wamā
وَمَا
dan tidak
naḥnu
نَحْنُ
kami
bimuʿadhabīna
بِمُعَذَّبِينَ
dengan orang-orang yang diazab

“Wa Mā Naĥnu Bimu`adhdhabīna.” (aš-Šuʿarāʾ/26:138)

Artinya:

“dan kami (sama sekali) tidak akan diazab.”” (QS. Asy-Syu'ara': 138)

Dan dengan pongahnya mereka berkata lagi, "Dan Kami sama sekali tidak akan di azab oleh Allah di akhirat kelak." Mereka menganggap bahwa kenikmatan yang mereka miliki adalah bentuk kasih sayang Allah kepada mereka, maka di akhirat pun mereka yakin tidak akan disiksa.