Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
ذَٰلِكَ
demikian itu
بِمَا
dengan apa/disebabkan
قَدَّمَتْ
didahulukan/diperbuat
أَيْدِيكُمْ
tangan-tanganmu
وَأَنَّ
dan bahwasanya
ٱللَّهَ
Allah
لَيْسَ
tidak/bukan
بِظَلَّامٍ
dengan aniaya
لِّلْعَبِيدِ
terhadap hamba-hambaNya

Dhālika Bimā Qaddamat 'Aydīkum Wa 'Anna Allāha Laysa Bižallāmin Lil`abīdi.

Tafsir Bahasa:

Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan sesungguhnya Allah tidak menzhalimi hamba-hamba-Nya.

(182) Azab yang pedih yang berlaku atas mereka (kaum Yahudi) adalah akibat perbuatan mereka sendiri di dunia. Mereka mengatakan, bahwa Allah fakir. Mereka membunuh Nabi-nabi, melakukan perbuatan-perbuatan fasik, maksiat dan lain-lain. Allah sekali-kali tidak akan menganiaya hamba-hamba-Nya. Allah memperlakukan hamba-hamba-Nya sesuai amal perbuatannya. Firman Allah Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula). (ar-Rahman/55;60). Kalau perbuatannya baik dibalas dengan surga, dan kalau perbuatannya buruk dibalas dengan neraka. Allah tidak akan memperlakukan orang yang berbuat maksiat sama dengan orang bertakwa, begitu juga orang-orang kafir tidak sama dengan orang mukmin. Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka? Alangkah buruknya penilaian mereka itu. (al-Jasiyah/45;21).