Skip to main content

ذُرِّيَّةً ۢ بَعْضُهَا مِنْۢ بَعْضٍۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌۚ  ( آلِ عِمْرَان: ٣٤ )

dhurriyyatan
ذُرِّيَّةًۢ
suatu keturunan
baʿḍuhā
بَعْضُهَا
sebagiannya
min
مِنۢ
dari
baʿḍin
بَعْضٍۗ
sebagian yang lain
wal-lahu
وَٱللَّهُ
dan Allah
samīʿun
سَمِيعٌ
Maha Mendengar
ʿalīmun
عَلِيمٌ
Maha Mengetahui

“Dhurrīyatan Ba`đuhā Min Ba`đin Wa Allāhu Samī`un `Alīmun.” (ʾĀl ʿImrān/3:34)

Artinya:

“(sebagai) satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Ali 'Imran: 34)

Allah juga memilih mereka sebagai satu keturunan yang suci, yang sebagiannya adalah pewaris dari sebagian yang lain berupa kesucian, kemuliaan, dan kebaikan. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Ini sebagai isyarat bahwa ketokohan mereka didasarkan atas ilmu Allah yang sempurna, sehingga mereka layak didengar ucapannya dan diteladani perilakunya.