Skip to main content

وَاِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ اَنْ تَرْجُمُوْنِۚ   ( ٱلدُّخَان: ٢٠ )

wa-innī
وَإِنِّى
dan sesungguhnya aku
ʿudh'tu
عُذْتُ
aku berlindung
birabbī
بِرَبِّى
kepada Tuhanku
warabbikum
وَرَبِّكُمْ
dan Tuhanmu
an
أَن
bahwa
tarjumūni
تَرْجُمُونِ
kamu akan merajamku

“Wa 'Innī `Udhtu Birabbī Wa Rabbikum 'An Tarjumūnī.” (ad-Dukhān/44:20)

Artinya:

“Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari ancamanmu untuk merajamku,” (QS. Ad-Dukhan: 20)

Lalu mereka mendustakannya dan berkeinginan untuk membunuhnya. Akan tetapi, Musa tetap menyeru mereka, “Dan se sungguhnya aku, sebagai rasul utusan-Nya berlindung kepada Tuhanku yang mengutus dan memeliharaku dan Tuhanmu yang telah menciptakan, memelihara, dan menjagamu, dari ancamanmu untuk merajamku, yakni melukaiku dengan batu atau membunuhku dengan melempariku dengan batu.