Skip to main content

قَالُوْٓا اِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا مُنْقَلِبُوْنَۙ   ( ٱلْأَعْرَاف: ١٢٥ )

qālū
قَالُوٓا۟
mereka berkata
innā
إِنَّآ
sesungguhnya kami
ilā
إِلَىٰ
kepada
rabbinā
رَبِّنَا
Tuhan kami
munqalibūna
مُنقَلِبُونَ
dikembalikan

“Qālū 'Innā 'Ilaá Rabbinā Munqalibūna.” (al-ʾAʿrāf/7:125)

Artinya:

“Mereka (para pesihir) menjawab, “Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS. Al-A'raf: 125)

Ancaman itu tidak membuat mereka gentar sedikit pun. Keimanan sudah sangat merasuk ke dalam kalbu mereka. Mereka para pesihir menjawab, "Sesungguhnya kami hanya akan kembali kepada Tuhan Pemelihara kami, menemui-Nya dengan kematian, dalam naungan rahmat dan kenikmatan ganjaran-Nya. Demikianlah, orang beriman tidak akan merasa gentar menghadapi ancaman dan penderitaan apa pun.