Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
قَالَ
(Allah) berfirman
فِيهَا
didalamnya (bumi)
تَحْيَوْنَ
kamu hidup
وَفِيهَا
dan didalamnya (bumi)
تَمُوتُونَ
kamu mati
وَمِنْهَا
dan daripadanya (bumi)
تُخْرَجُونَ
kamu dikeluarkan

Qāla Fīhā Taĥyawna Wa Fīhā Tamūtūna Wa Minhā Tukhrajūna.

Tafsir Bahasa:

(Allah) berfirman, “Di sana kamu hidup, di sana kamu mati, dan dari sana (pula) kamu akan dibangkitkan.”

(25) Ayat ini menerangkan bahwa di bumi inilah mereka akan hidup sepanjang umur yang telah ditakdirkan bagi mereka dan di bumi ini pula mereka akan mati apabila sampai ajal mereka, suatu ketentuan yang tidak dapat diubah lagi, tidak bisa dimajukan dan tidak bisa pula ditangguhkan sebagaimana firman Allah; Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. (al-A'raf/7; 34) Juga firman-Nya; Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. (al-Munafiqun/63; 11) Selanjutnya di bumi ini pulalah mereka akan dibangkitkan dan ayat 25 ini sejalan dengan firman Allah; Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain. (Thaha/20; 55)