Skip to main content

وَّاَنَّا ظَنَنَّآ اَنْ لَّنْ تَقُوْلَ الْاِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللّٰهِ كَذِبًاۙ  ( ٱلْجِنّ: ٥ )

wa-annā
وَأَنَّا
dan sesungguhnya kami
ẓanannā
ظَنَنَّآ
kami mengira
an
أَن
bahwa
lan
لَّن
tidak akan
taqūla
تَقُولَ
mengatakan
l-insu
ٱلْإِنسُ
manusia
wal-jinu
وَٱلْجِنُّ
dan jin
ʿalā
عَلَى
terhadap
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
kadhiban
كَذِبًا
dusta

“Wa 'Annā Žanannā 'An Lan Taqūla Al-'Insu Wa Al-Jinnu `Alaá Allāhi Kadhibāan.” (al-Jinn/72:5)

Artinya:

“dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin itu tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah,” (QS. Al-Jinn: 5)

dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin itu tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah, dengan menasabkan sekutu, istri dan anak kepada-Nya."