Skip to main content

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ  ( ٱلْقَدْر: ٤ )

tanazzalu
تَنَزَّلُ
turun
l-malāikatu
ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
para malaikat
wal-rūḥu
وَٱلرُّوحُ
dan Roh/Jibril
fīhā
فِيهَا
padanya/pada malam
bi-idh'ni
بِإِذْنِ
dengan izin
rabbihim
رَبِّهِم
Tuhannya
min
مِّن
dari
kulli
كُلِّ
segala
amrin
أَمْرٍ
urusan

“Tanazzalu Al-Malā'ikatu Wa Ar-Rūĥu Fīhā Bi'idhni Rabbihim Min Kulli 'Amrin.” (al-Q̈adr/97:4)

Artinya:

“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh, yakni Jibril, dari langit ke bumi dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan makhluk yang telah ditentukan-Nya di Lauh Mahfùz untuk satu tahun mendatang, seperti umur, rezeki, kematian, dan sebagainya. Inilah yang membuat malam itu begitu mulia.