Skip to main content

وَتَحْمِلُ اَثْقَالَكُمْ اِلٰى بَلَدٍ لَّمْ تَكُوْنُوْا بٰلِغِيْهِ اِلَّا بِشِقِّ الْاَنْفُسِۗ اِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌۙ  ( ٱلنَّحْل: ٧ )

wataḥmilu
وَتَحْمِلُ
dan ia membawa/mengangkat
athqālakum
أَثْقَالَكُمْ
beban-beban kamu
ilā
إِلَىٰ
sampai
baladin
بَلَدٍ
suatu negeri
lam
لَّمْ
tidak
takūnū
تَكُونُوا۟
kalian menjadi
bālighīhi
بَٰلِغِيهِ
sampai kepadanya
illā
إِلَّا
melainkan
bishiqqi
بِشِقِّ
dengan menyusahkan
l-anfusi
ٱلْأَنفُسِۚ
diri
inna
إِنَّ
sesungguhnya
rabbakum
رَبَّكُمْ
Tuhan kalian
laraūfun
لَرَءُوفٌ
sungguh Maha Pengasih
raḥīmun
رَّحِيمٌ
Maha Penyayang

“Wa Taĥmilu 'Athqālakum 'Ilaá Baladin Lam Takūnū Bālighīhi 'Illā Bishiqqi Al-'Anfusi 'Inna Rabbakum Lara'ūfun Raĥīmun.” (an-Naḥl/16:7)

Artinya:

“Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang,” (QS. An-Nahl: 7)

Dan kamu pun bisa memperoleh manfaat lain dari hewan ternak itu karena ia sanggup mengangkut beban-bebanmu yang berat dan tidak mampu kamu pikul sendiri ke suatu negeri nun jauh yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Tuhanmu yang telah menciptakan hewan ternak itu dan menyediakan berbagai manfaat darinya adalah Tuhan Yang Maha Pengasih kepada hamba yang taat dan mendekatkan diri kepada-Nya, Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.