Skip to main content

وَاتَّقُوْا يَوْمًا لَّا تَجْزِيْ نَفْسٌ عَنْ نَّفْسٍ شَيْـًٔا وَّلَا يُقْبَلُ مِنْهَا عَدْلٌ وَّلَا تَنْفَعُهَا شَفَاعَةٌ وَّلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَ   ( ٱلْبَقَرَة: ١٢٣ )

wa-ittaqū
وَٱتَّقُوا۟
dan takutlah kamu
yawman
يَوْمًا
suatu hari
لَّا
tidak dapat
tajzī
تَجْزِى
menggantikan
nafsun
نَفْسٌ
seseorang
ʿan
عَن
dari
nafsin
نَّفْسٍ
seseorang
shayan
شَيْـًٔا
sesuatu/sedikitpun
walā
وَلَا
dan tidak
yuq'balu
يُقْبَلُ
diterima
min'hā
مِنْهَا
daripadanya
ʿadlun
عَدْلٌ
tebusan
walā
وَلَا
dan tidak
tanfaʿuhā
تَنفَعُهَا
memberi manfaat
shafāʿatun
شَفَٰعَةٌ
syafa'at/pertolongan
walā
وَلَا
dan tidak
hum
هُمْ
mereka
yunṣarūna
يُنصَرُونَ
mereka ditolong

“Wa Attaqū Yawmāan Lā Tajzī Nafsun `An Nafsin Shay'āan Wa Lā Yuqbalu Minhā `Adlun Wa Lā Tanfa`uhā Shafā`atun Wa Lā Hum Yunşarūna.” (al-Baq̈arah/2:123)

Artinya:

“Dan takutlah kamu pada hari, (ketika) tidak seorang pun dapat menggantikan (membela) orang lain sedikit pun, tebusan tidak diterima, bantuan tidak berguna baginya, dan mereka tidak akan ditolong.” (QS. Al-Baqarah: 123)

Dan takutlah kamu dengan cara menjaga diri agar tidak mendapat siksa pada keadaan yang sangat mengerikan di hari Kiamat, yaitu ketika tidak seorang pun dapat menggantikan atau membela orang lain sedikit pun. Pada hari itu, tebusan dalam bentuk apa pun untuk menghindari siksa tidak akan diterima, dan bantuan maupun perantara tidak berguna baginya, dan mereka tidak akan ditolong.
Ini mengisyaratkan bahwa berbagai kenikmatan di dunia yang Allah berikan kepada Bani Israil dan umat lain tidak menjamin hal serupa akan Allah berikan kepada mereka di akhirat.