Skip to main content

وَاللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يَّتُوْبَ عَلَيْكُمْ ۗ وَيُرِيْدُ الَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ الشَّهَوٰتِ اَنْ تَمِيْلُوْا مَيْلًا عَظِيْمًا  ( النساء: ٢٧ )

wal-lahu
وَٱللَّهُ
dan Allah
yurīdu
يُرِيدُ
Dia hendak
an
أَن
supaya
yatūba
يَتُوبَ
Dia menerima taubat
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
atas kalian
wayurīdu
وَيُرِيدُ
dan/sedang menghendaki
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
yattabiʿūna
يَتَّبِعُونَ
(mereka) mengikuti
l-shahawāti
ٱلشَّهَوَٰتِ
hawa nafsu
an
أَن
supaya
tamīlū
تَمِيلُوا۟
kamu berpaling
maylan
مَيْلًا
berpaling
ʿaẓīman
عَظِيمًا
besar/sejauh-jauhnya

Wa Allāhu Yurīdu 'An Yatūba `Alaykum Wa Yurīdu Al-Ladhīna Yattabi`ūna Ash-Shahawāti 'An Tamīlū Maylāan `Ažīmāan. (an-Nisāʾ 4:27)

Artinya:

Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti keinginannya menghendaki agar kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran). (QS. [4] An-Nisa' : 27)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Dan ketahuilah bahwa Allah hendak menerima tobatmu yang kamu lakukan dengan tulus dan sepenuh hati, sedang orang-orang yang semata-mata hanya mengikuti keinginan hawa nafsu-nya, menghendaki dan berupaya dengan segala cara agar kamu berpaling sejauh-jauhnya dari kebenaran.