Skip to main content

وَاِنْ كَانَ قَمِيْصُهٗ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ   ( يُوسُف: ٢٧ )

wa-in
وَإِن
dan jika
kāna
كَانَ
ada
qamīṣuhu
قَمِيصُهُۥ
bajunya
qudda
قُدَّ
koyak
min
مِن
dari
duburin
دُبُرٍ
belakang
fakadhabat
فَكَذَبَتْ
maka (wanita itu) dusta
wahuwa
وَهُوَ
dan dia (Yusuf)
mina
مِنَ
dari
l-ṣādiqīna
ٱلصَّٰدِقِينَ
orang-orang yang benar

“Wa 'In Kāna Qamīşuhu Qudda Min Duburin Fakadhabat Wa Huwa Mina Aş-Şādiqīna.” (Yūsuf/12:27)

Artinya:

“Dan jika baju gamisnya koyak di bagian belakang, maka perempuan itulah yang dusta, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang benar.”” (QS. Yusuf: 27)

Dan jika baju gamisnya Nabi Yusuf koyak di bagian belakang, maka perempuan itulah yang dusta karena telah berkata bohong, dan dia-Nabi Yusuf-termasuk orang yang benar perkataannya.