Skip to main content

فَقَدْ كَذَّبُوْا فَسَيَأْتِيْهِمْ اَنْۢبـٰۤؤُا مَا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ   ( ٱلشُّعَرَاء: ٦ )

faqad
فَقَدْ
maka sesungguhnya
kadhabū
كَذَّبُوا۟
mereka telah mendustakan
fasayatīhim
فَسَيَأْتِيهِمْ
maka kelak akan datang kepada mereka
anbāu
أَنۢبَٰٓؤُا۟
berita-berita
مَا
apa yang
kānū
كَانُوا۟
mereka adalah
bihi
بِهِۦ
kepadanya
yastahziūna
يَسْتَهْزِءُونَ
mereka memperolok-olokan

“Faqad Kadhdhabū Fasaya'tīhim 'Anbā'u Mā Kānū Bihi Yastahzi'ūn.” (aš-Šuʿarāʾ/26:6)

Artinya:

“Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.” (QS. Asy-Syu'ara': 6)

Sungguh, mereka telah mendustakan Al-Qur’an, bahkan memperolok-olokkannya. Maka, kelak di hari Kiamat akan datang kepada mereka kebenaran berita-berita mengenai apa, yakni azab, yang dulu mereka perolok-olokkan. Pada saat itulah mereka baru tersadarkan diri atas kesalahan mereka. Tapi sudah tidak berguna lagi penyesalan itu.