Skip to main content

وَقَالُوْا لِجُلُوْدِهِمْ لِمَ شَهِدْتُّمْ عَلَيْنَا ۗقَالُوْٓا اَنْطَقَنَا اللّٰهُ الَّذِيْٓ اَنْطَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَّهُوَ خَلَقَكُمْ اَوَّلَ مَرَّةٍۙ وَّاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ  ( فُصِّلَت: ٢١ )

waqālū
وَقَالُوا۟
dan mereka berkata
lijulūdihim
لِجُلُودِهِمْ
kepada kulit-kulit mereka
lima
لِمَ
mengapa
shahidttum
شَهِدتُّمْ
kamu menjadi saksi
ʿalaynā
عَلَيْنَاۖ
atas kami
qālū
قَالُوٓا۟
(kulit-kulit) berkata
anṭaqanā
أَنطَقَنَا
menjadikan kami berkata
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
alladhī
ٱلَّذِىٓ
yang
anṭaqa
أَنطَقَ
menjadikan berkata
kulla
كُلَّ
segala
shayin
شَىْءٍ
sesuatu
wahuwa
وَهُوَ
dan Dia
khalaqakum
خَلَقَكُمْ
menciptakan kalian
awwala
أَوَّلَ
pertama
marratin
مَرَّةٍ
kali
wa-ilayhi
وَإِلَيْهِ
dan kepada-Nya
tur'jaʿūna
تُرْجَعُونَ
kalian dikembalikan

“Wa Qālū Lijulūdihim Lima Shahidtum `Alaynā Qālū 'Anţaqanā Allāhu Al-Ladhī 'Anţaqa Kulla Shay'in Wa Huwa Khalaqakum 'Awwala Marratin Wa 'Ilayhi Turja`ūna.” (Fuṣṣilat/41:21)

Artinya:

“Dan mereka berkata kepada kulit mereka, “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” (Kulit) mereka men-jawab, “Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.”” (QS. Fussilat: 21)

Ketika anggota tubuh mereka, seperti pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi terhadap perbuatan dosa yang mereka lakukan selama hidup di dunia, mereka pun mempertanyakan hal itu. Dan ingatlah ketika mereka para musuh Allah itu, berkata kepada kulit mereka sendiri, “Mengapa kamu menjadi saksi yang memberatkan terhadap kami?” Kulit mereka menjawab, “Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang juga menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah juga yang menciptakan kamu yang pertama kali serta menganugerahkan kemampuan berbicara, dan hanya kepada-Nya saja kamu dikembalikan.”