Skip to main content

قُلْ
katakanlah
إِنِّى
sesungguhnya
لَآ
tidak
أَمْلِكُ
aku kuasa
لَكُمْ
bagi kalian
ضَرًّا
mudarat/bahaya
وَلَا
dan tidak
رَشَدًا
pimpinan/kemanfaatan

Qul 'Innī Lā 'Amliku Lakum Đarrāan Wa Lā Rashadāan.

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak kuasa menolak mudarat maupun mendatangkan kebaikan kepadamu.”

Tafsir

قُلْ
katakanlah
إِنِّى
sesungguhnya
لَن
tidak dapat
يُجِيرَنِى
melindungiku
مِنَ
dari
ٱللَّهِ
Allah
أَحَدٌ
seseorang/satu
وَلَنْ
dan tidak
أَجِدَ
aku mendapatkan
مِن
dari
دُونِهِۦ
selain-Nya
مُلْتَحَدًا
tempat lari/berlindung

Qul 'Innī Lan Yujīranī Mina Allāhi 'Aĥadun Wa Lan 'Ajida Min Dūnihi Multaĥadāan.

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya.

Tafsir

إِلَّا
kecuali
بَلَٰغًا
penyampaian
مِّنَ
dari
ٱللَّهِ
Allah
وَرِسَٰلَٰتِهِۦۚ
dan risholat-Nya/amanat-amanat-Nya
وَمَن
dan barangsiapa
يَعْصِ
mendurhakai
ٱللَّهَ
Allah
وَرَسُولَهُۥ
dan rasul-Nya
فَإِنَّ
maka sesungguhnya
لَهُۥ
baginya
نَارَ
api/neraka
جَهَنَّمَ
Jahannam
خَٰلِدِينَ
mereka kekal
فِيهَآ
di dalamnya
أَبَدًا
selama-lamanya

'Illā Balāghāan Mina Allāhi Wa Risālātihi Wa Man Ya`şi Allāha Wa Rasūlahu Fa'inna Lahu Nāra Jahannama Khālidīna Fīhā 'Abadāan.

(Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.”

Tafsir

حَتَّىٰٓ
sehingga
إِذَا
apabila/tatkala
رَأَوْا۟
mereka melihat
مَا
apa
يُوعَدُونَ
mereka dijanjikan/diancam
فَسَيَعْلَمُونَ
maka mereka akan mengetahui
مَنْ
siapa
أَضْعَفُ
lebih lemah
نَاصِرًا
penolong/pembantu
وَأَقَلُّ
dan lebih sedikit
عَدَدًا
bilangan

Ĥattaá 'Idhā Ra'aw Mā Yū`adūna Fasaya`lamūna Man 'Ađ`afu Nāşirāan Wa 'Aqallu `Adadāan.

Sehingga apabila mereka melihat (azab) yang diancamkan kepadanya, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit jumlahnya.

Tafsir

قُلْ
katakanlah
إِنْ
tidak
أَدْرِىٓ
aku mengetahui
أَقَرِيبٌ
apakah dekat
مَّا
apa (azab)
تُوعَدُونَ
kamu dijanjikan/diancam
أَمْ
atau
يَجْعَلُ
menjadikan
لَهُۥ
baginya
رَبِّىٓ
Tuhanku
أَمَدًا
masa yang panjang

Qul 'In 'Adrī 'Aqarībun Mā Tū`adūna 'Am Yaj`alu Lahu Rabbī 'Amadāan.

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat ataukah Tuhanku menetapkan waktunya masih lama.”

Tafsir

عَٰلِمُ
Maha Mengetahui
ٱلْغَيْبِ
yang gaib
فَلَا
maka tidak
يُظْهِرُ
Dia menerangkan/menyatakan
عَلَىٰ
atas
غَيْبِهِۦٓ
kegaiban-Nya
أَحَدًا
seseorang

`Ālimu Al-Ghaybi Falā Yužhiru `Alaá Ghaybihi 'Aĥadāan.

Dia Mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu.

Tafsir

إِلَّا
kecuali
مَنِ
siapa/orang
ٱرْتَضَىٰ
Dia meridhai
مِن
dari
رَّسُولٍ
rasul
فَإِنَّهُۥ
maka sesungguhnya Dia
يَسْلُكُ
menjalankan/mengadakan
مِنۢ
dari
بَيْنِ
antara
يَدَيْهِ
kedua tangannya/hadapannya
وَمِنْ
dan dari
خَلْفِهِۦ
belakangnya
رَصَدًا
pengintai/penjaga

'Illā Man Artađaá Min Rasūlin Fa'innahu Yasluku Min Bayni Yadayhi Wa Min Khalfihi Raşadāan.

Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di depan dan di belakangnya.

Tafsir

لِّيَعْلَمَ
karena Dia hendak mengetahui
أَن
bahwa
قَدْ
sesungguhnya
أَبْلَغُوا۟
mereka telah menyampaikan
رِسَٰلَٰتِ
amanat/risalah
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
وَأَحَاطَ
dan Dia meliputi
بِمَا
terhadap apa
لَدَيْهِمْ
di sisi/pada mereka
وَأَحْصَىٰ
dan Dia menghitung
كُلَّ
tiap-tiap/segala
شَىْءٍ
sesuatu
عَدَدًۢا
bilangan/satu persatu

Liya`lama 'An Qad 'Ablaghū Risālāti Rabbihim Wa 'Aĥāţa Bimā Ladayhim Wa 'Aĥşaá Kulla Shay'in `Adadāan

Agar Dia mengetahui bahwa rasul-rasul itu sungguh telah menyampaikan risalah Tuhannya, sedang (ilmu-Nya) meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.

Tafsir