Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR

قَالَ
dia (Zakaria) berkata
رَبِّ
Tuhanku
ٱجْعَل
jadikanlah
لِّىٓ
bagiku
ءَايَةًۖ
tanda-tanda
قَالَ
Dia berfirman
ءَايَتُكَ
tanda-tandamu
أَلَّا
bahwa tidak
تُكَلِّمَ
kamu berkata-kata
ٱلنَّاسَ
manusia
ثَلَٰثَةَ
tiga
أَيَّامٍ
hari
إِلَّا
kecuali
رَمْزًاۗ
isyarat
وَٱذْكُر
dan sebutlah
رَّبَّكَ
Tuhanmu
كَثِيرًا
sebanyak-banyaknya
وَسَبِّحْ
dan bertasbihlah
بِٱلْعَشِىِّ
diwaktu petang
وَٱلْإِبْكَٰرِ
dan pagi hari

Qāla Rabbi Aj`al Lī 'Āyatan Qāla 'Āyatuka 'Allā Tukallima An-Nāsa Thalāthata 'Ayyāmin 'Illā Ramzāan Wa Adhkur Rabbaka Kathīrāan Wa Sabbiĥ Bil-`Ashīyi Wa Al-'Ibkāri.

Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.” Allah berfirman, “Tanda bagimu, adalah bahwa engkau tidak berbicara dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu banyak-banyak, dan bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari.”

Tafsir

وَإِذْ
dan ketika
قَالَتِ
berkata
ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
Malaikat
يَٰمَرْيَمُ
Wahai Maryam!
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
ٱصْطَفَىٰكِ
Dia memilih kamu
وَطَهَّرَكِ
dan Dia mensucikan kamu
وَٱصْطَفَىٰكِ
dan Dia memilih/melebihkan kamu
عَلَىٰ
atas
نِسَآءِ
wanita-wanita
ٱلْعَٰلَمِينَ
semesta alam

Wa 'Idh Qālat Al-Malā'ikatu Yā Maryamu 'Inna Allāha Aşţafāki Wa Ţahharaki Wa Aşţafāki `Alaá Nisā'i Al-`Ālamīna.

Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala perempuan di seluruh alam (pada masa itu).

Tafsir

يَٰمَرْيَمُ
Wahai Maryam!
ٱقْنُتِى
taatlah
لِرَبِّكِ
kepada Tuhanmu
وَٱسْجُدِى
dan sujudlah
وَٱرْكَعِى
dan ruku'lah
مَعَ
bersama
ٱلرَّٰكِعِينَ
orang-orang yang ruku'

Yā Maryamu Aqnutī Lirabbiki Wa Asjudī Wa Arka`ī Ma`a Ar-Rāki`īna.

Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.”

Tafsir

ذَٰلِكَ
demikian itu
مِنْ
dari
أَنۢبَآءِ
berita-berita
ٱلْغَيْبِ
gaib
نُوحِيهِ
Kami mewahyukan
إِلَيْكَۚ
kepadamu
وَمَا
dan tidak
كُنتَ
kamu berada
لَدَيْهِمْ
disisi mereka
إِذْ
ketika
يُلْقُونَ
mereka melemparkan
أَقْلَٰمَهُمْ
anak-anak panah mereka
أَيُّهُمْ
siapa diantara mereka
يَكْفُلُ
yang akan memelihara
مَرْيَمَ
Maryam
وَمَا
dan tidak
كُنتَ
kamu berada
لَدَيْهِمْ
di sisi mereka
إِذْ
ketika
يَخْتَصِمُونَ
mereka bersengketa

Dhālika Min 'Nbā'i Al-Ghaybi Nūĥīhi 'Ilayka Wa Mā Kunta Ladayhim 'Idh Yulqūna 'Aqlāmahum 'Ayyuhum Yakfulu Maryama Wa Mā Kunta Ladayhim 'Idh Yakhtaşimūna.

Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar.

Tafsir

إِذْ
ketika
قَالَتِ
berkata
ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
Malaikat
يَٰمَرْيَمُ
Wahai Maryam!
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
يُبَشِّرُكِ
menyampaikan kabar gembira kepadamu
بِكَلِمَةٍ
dengan kalimat
مِّنْهُ
dari padaNya
ٱسْمُهُ
namanya
ٱلْمَسِيحُ
Al Masih
عِيسَى
Isa
ٱبْنُ
anak
مَرْيَمَ
maryam
وَجِيهًا
terkemuka
فِى
di
ٱلدُّنْيَا
dunia
وَٱلْءَاخِرَةِ
dan akhirat
وَمِنَ
dan (salah seorang) dari
ٱلْمُقَرَّبِينَ
orang-orang yang didekatkan

'Idh Qālat Al-Malā'ikatu Yā Maryamu 'Inna Allāha Yubashshiruki Bikalimatin Minhu Asmuhu Al-Masīĥu `Īsaá Abnu Maryama Wajīhāan Fī Ad-Dunyā Wa Al-'Ākhirati Wa Mina Al-Muqarrabīna.

(Ingatlah), ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (fir-man) dari-Nya (yaitu seorang putra), namanya Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Tafsir

وَيُكَلِّمُ
dan dia berbicara
ٱلنَّاسَ
manusia
فِى
dalam
ٱلْمَهْدِ
buaian
وَكَهْلًا
dan (ketika) dewasa
وَمِنَ
dan (salah seorang) dari
ٱلصَّٰلِحِينَ
orang-orang yang saleh

Wa Yukallimu An-Nāsa Fī Al-Mahdi Wa Kahlāan Wa Mina Aş-Şāliĥīna.

dan dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk di antara orang-orang shalih.”

Tafsir

قَالَتْ
dia (Maryam) berkata
رَبِّ
Tuhanku
أَنَّىٰ
bagaimana
يَكُونُ
adalah
لِى
bagi aku
وَلَدٌ
seorang anak
وَلَمْ
dan belum pernah
يَمْسَسْنِى
aku disentuh
بَشَرٌۖ
seorang manusia
قَالَ
Dia berfirman
كَذَٰلِكِ
demikianlah
ٱللَّهُ
Allah
يَخْلُقُ
Dia menciptakan
مَا
apa
يَشَآءُۚ
Dia kehendaki
إِذَا
apabila
قَضَىٰٓ
Dia menetapkan
أَمْرًا
sesuatu
فَإِنَّمَا
maka sesungguhnya
يَقُولُ
Dia berkata
لَهُۥ
kepadanya
كُن
dikatakan jadi
فَيَكُونُ
maka jadilah

Qālat Rabbi 'Annaá Yakūnu Lī Waladun Wa Lam Yamsasnī Basharun Qāla Kadhāliki Allāhu Yakhluqu Mā Yashā'u 'Idhā Qađaá 'Amrāan Fa'innamā Yaqūlu Lahu Kun Fayakūnu.

Dia (Maryam) berkata, “Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?” Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

Tafsir

وَيُعَلِّمُهُ
dan Dia mengajarkan kepadamu
ٱلْكِتَٰبَ
Al Kitab
وَٱلْحِكْمَةَ
dan Hikmah
وَٱلتَّوْرَىٰةَ
dan Taurat
وَٱلْإِنجِيلَ
dan Injil

Wa Yu`allimuhu Al-Kitāba Wa Al-Ĥikmata Wa At-Tawrāata Wa Al-'Injīla.

Dan Dia (Allah) mengajarkan kepadanya (Isa) Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil.

Tafsir

وَرَسُولًا
dan seorang Rasul
إِلَىٰ
kepada
بَنِىٓ
Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ
Israil
أَنِّى
sesungguhnya aku
قَدْ
sungguh
جِئْتُكُم
aku telah datang kepadamu
بِـَٔايَةٍ
dengan tanda
مِّن
dari
رَّبِّكُمْۖ
Tuhan kalian
أَنِّىٓ
sesungguhnya aku
أَخْلُقُ
aku membuat
لَكُم
bagi kalian
مِّنَ
dari
ٱلطِّينِ
tanah
كَهَيْـَٔةِ
seperti bentuk
ٱلطَّيْرِ
burung
فَأَنفُخُ
maka/lalu aku meniupkan
فِيهِ
kedalamnya
فَيَكُونُ
maka ia menjadi
طَيْرًۢا
seekor burung
بِإِذْنِ
dengan izin
ٱللَّهِۖ
Allah
وَأُبْرِئُ
dan aku menyembuhkan
ٱلْأَكْمَهَ
orang buta
وَٱلْأَبْرَصَ
dan orang berpenyakit sopak
وَأُحْىِ
dan aku menghidupkan
ٱلْمَوْتَىٰ
orang mati
بِإِذْنِ
dengan izin
ٱللَّهِۖ
Allah
وَأُنَبِّئُكُم
dan aku kabarkan kepadamu
بِمَا
dengan apa
تَأْكُلُونَ
kamu makan
وَمَا
dan apa
تَدَّخِرُونَ
kamu simpan
فِى
di
بُيُوتِكُمْۚ
rumahmu
إِنَّ
sesungguhnya
فِى
pada
ذَٰلِكَ
demikian
لَءَايَةً
sungguh terdapat tanda-tanda
لَّكُمْ
bagi kalian
إِن
jika
كُنتُم
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ
orang-orang yang beriman

Wa Rasūlāan 'Ilaá Banī 'Isrā'īla 'Annī Qad Ji'tukum Bi'āyatin Min Rabbikum 'Annī 'Akhluqu Lakum Mina Aţ-Ţīni Kahay'ati Aţ-Ţayri Fa'anfukhu Fīhi Fayakūnu Ţayrāan Bi'idhni Allāhi Wa 'Ubri'u Al-'Akmaha Wa Al-'Abraşa Wa 'Uĥyi Al-Mawtaá Bi'idhni Allāhi Wa 'Unabbi'ukum Bimā Ta'kulūna Wa Mā Taddakhirūna Fī Buyūtikum 'Inna Fī Dhālika La'āyatan Lakum 'In Kuntum Mu'uminyna.

Dan sebagai Rasul kepada Bani Israil (dia berkata), “Aku telah datang kepada kamu dengan sebuah tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah berbentuk seperti burung, lalu aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahir dan orang yang berpenyakit kusta. Dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah, dan aku beritahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu orang beriman.

Tafsir

وَمُصَدِّقًا
dan membenarkan
لِّمَا
terhadap apa
بَيْنَ
antara
يَدَىَّ
tanganku/sebelumku
مِنَ
dari
ٱلتَّوْرَىٰةِ
Taurat
وَلِأُحِلَّ
dan untuk menghalalkan
لَكُم
bagi kalian
بَعْضَ
sebagian
ٱلَّذِى
yang
حُرِّمَ
diharamkan
عَلَيْكُمْۚ
atas kalian
وَجِئْتُكُم
dan aku datang kepadamu
بِـَٔايَةٍ
dengan tanda (mukjizat)
مِّن
dari
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
فَٱتَّقُوا۟
maka bertakwalah
ٱللَّهَ
Allah
وَأَطِيعُونِ
dan taatlah kepadaku

Wa Muşaddiqāan Limā Bayna Yadayya Mina At-Tawrāati Wa Li'aĥilla Lakum Ba`đa Al-Ladhī Ĥurrima `Alaykum Wa Ji'tukum Bi'āyatin Min Rabbikum Fa Attaqū Allāha Wa 'Aţī`ūnī.

Dan sebagai seorang yang membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan agar aku menghalalkan bagi kamu sebagian dari yang telah diharamkan untukmu. Dan aku datang kepadamu membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

Tafsir